Kamis, 22 Maret 2018

Rekayasa Lalu Lintas Jl. Kebun Veteran Kota Bengkulu



Jalan kebun veteran terletak di Kota Bengkulu, tepatnya pada Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Jalan ini membentang sepanjang 450 meter dan merupakan jalan yang memiliki rute angkutan umum yang tetap. Terdapat perumahan dan pertokoan di sepanjang jalan serta padatnya arus kendaraan di sepanjang jalan tersebut. Namun seringkali terjadi kecelakaan berupa terserempetnya pejalan kaki oleh kendaraan yang melaju dikarenakan tidak adanya jalur pejalan kaki serta sempitnya jalan tersebut.



Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan pelebaran jalan serta pemasangan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Tanah di pinggir jalan tersebut diharuskan untuk dilakukan nya pelebaran jalan serta penggunaan trotoar dengan minimal lebar trotoar adalah 2 meter bagi wilayah perumahan dan pertokoan.
Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan. Menurut keputusan Direktur Jenderal Bina Marga No.76/KPTS/Db/1999 tanggal 20 Desember 1999 yang dimaksud dengan trotoar adalah bagian dari jalan raya yang khusus disediakan untuk pejalan kaki yang terletak didaerah manfaat jalan, yang diberi lapisan permukaan dengan elevasi yang lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan, dan pada umumnya sejajar dengan jalur lalu lintas kendaraan. Para pejalan kaki berada pada posisi yang lemah jika mereka bercampur dengan kendaraan, maka mereka akan memperlambat arus lalu lintas. Oleh karena itu, salah satu tujuan utama dari manajemen lalu lintas adalah berusaha untuk memisahkan pejalan kaki dari arus kendaraan bermotor, tanpa menimbulkan gangguan-gangguan yang besar terhadap aksesibilitas dengan pembangunan trotoar.
Hasil akhir setelah pelebaran jalan dan pemasangan trotoar kurang lebih seperti ini :


Rabu, 25 Oktober 2017

TUGAS KEDUA

1.               Sebutkan alat – alat berat yang sering digunakan pada pekerjaan konstruksi!
Jawab :
Alat-alat berat tersebut dapat di klasifikasikan sebagai berikut :
1)           Klasifikasi alat pemindah dan perataan tanah
-        Tractor (prime mover)
-        Scraper
-        Bulldozer
-        Motor Grader
-        Loader


2)     Klasifikasi alat pengangkut
-        Dump Truk
-        Trailer
3)     Klasifikasi alat pemadatan
-        Three Wheel Roller
-        Tandem Roller
-        Sheepfoot Type Roller
-        Pneumatic Tire Roller
-        Soil Compactor
-        Asphalt Compactor
-        Landfill Compactor
-        Mesh Grid Roller, Segmented Wheel Rollers
4)     Klasifikasi alat penggali dan pemuat
-        Excavator
-        Shovels
-        Backhoe
-        Draglines
-        Clamshell
-        Crane dan Pile Drivers
5)     Klasifikasi alat pengangkat
-        Forklift
-        Truck Crane
6)     Klasifikasi peralatan pabrik
-        Asphal Mixing Plant
-        Crushing Crane
7)     Klasifikasi peralatan dengan tekanan udara
-        Crawler Drill
-        Compresor

2.           Jelaskan perbedaan dan persamaan fungsi alat bulldozer dan motor grader!
Jawab :
Perbedaan fungsi Buldozer dan motor garder, antara lain :
·     Buldozer
Untuk berbagai pekerjaan konstruksi seperti menggali, mendorong, menggusur material, menarik beban, meripping, dan sebagainya.
·     Motor Grader
-           Mengupas (stripping) dan meratakan     permukaan tanah/jalan
-           Membuat kemiringan pada tanah/jalan
-           Membentuk kemiringan tebing/slope
-           Membuat saluran air secara sederhana
Untuk pekerjaan konstruksi penggalian bulldozer dan motor grader mempuunyai kesamaan, meeliputi sama-sama memiliki pisau atau istilahnya blade yang fungsinya untuk pemindah dan meratakan tanah yang bergelombang, adapun fungsi lain dari bulldozer adalah untuk menggali, mendorong dan menarik material.

3.           Jelaskan cara kerja Bulldozer!
Jawab :
1.           Memasukan kunci kedalam kontak kunci dan putar ke kanan untuk menghidupkan mesin.
2.           Menari tuas kontrol transmisi, biasanya ada di sisi kiri kursi pengemudi. Dorong kedepan untuk mengubah transmisi ke forward atau tarik kembali untuk merubah transmisi ke reverse.
3.           Menyesuaikan gigi transmisi dengan kecepatan yang dikehendaki
4.           Kontrol blade dengan blade controller yang biasanya terlatak pada sisi kanan kursi pengemudi. Mendorong kontroler kedepan untuk menurunkan blade atau tarik untuk menaikan blade.

4.           Jelaskan cara kerja Exavator!
Jawab :
Clamshell, merupakan Excavator dengan perlengkapan dragbucket clamshell yang cocok digunakan untuk pekerjaan penggalian pada tanah atau material lepas seperti Lumpur, pasir, kerikil maupun batu pecah. Cara  kerjanya  : dengan menjatuhkan bucket secara vertical dengan kekuatan berat sendiri dan mengangkatnya secara vertikal kemudian melakukan swing untuk menumpahkan material.

5.           Jelaskan perbedaan fungsi alat Dum truk dengan Trailer!
Jawab :
perbedaan fungsi alat Dum truk dengan Trailer, antara lain :
·             Dump Truk adalah alat yang digunakan sebagai  alat  angkut  jarak jauh.  Dapat juga digunakan sebagai alat angkut jarak sedang bila Wheel Tractor Scraper tidak dapat digunakan karena kondisi pekerjaan yang tidak memungkinkan.

·             Trailer adalah alat angkut, namun dengan kapasitas dan berat diatas Dump Truck. Misalnya, sebagai alat angkut alat berat.

Jumat, 20 Oktober 2017

Tugas Pertama Pemindahan Tanah Mekanis


1.     Sebutkan tujuan dari pengguna alat berat pada pekerjaan konstruksi?
Tujuan Penggunaan Alat Berat pada Pekerjaan Konstruksi, antara lain :
a.      Perlu mengetahui cara-cara penggunaan alat berat.
b.     Mendalami hal-hal yang berhubungan dengan alat berat, yang meliputi perhitungan biaya pemilikan dan operasi serta produktifitas peralatan tersebut.
c.      Dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas yang sesuai standar.

2.     Apa saja yang perlu diperhatikan dalam persiapan penggunaan alat berat pada pekerjaan konstruksi!
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan penggunaan alat berat pada pekerjaan konstruksi, antara lain :
a.      Perhitungan volume pekerjaan.
b.     Spesifikasi pekerjaan.
c.      Pemilihan peralatan yang akan digunakan.
d.     Perencanaan SDM.
e.      Mobilisasi peralatan.
f.      Perencanaan Metode Kerja.
g.     Sarana pendukung di lapangan.
Persiapan kerja perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam memperkirakan kondisi di lapangan.
Hal ini disebabkan karena lokasi pekerjaan dan karakteristik perkerjaan berbeda untuk setiap pekerjaan, seperti masalah geografis, sifat fisik tanah, sosial, infrastruktur, lokasi pekerjaan dan sebagainya.

3.     Sebutkan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pekerjaan pemindahan tanah !
Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan, antara lain :
a.      Penentuan Starting Point / titik awal pekerjaan.
b.     Analisa terhadap lokasi dari peta topografi, untuk memudahkan pengaturan pada pengoperasian alat-alat berat.
c.      Pengaturan tahapan area yang akan dikerjakan, dimana dilakukan secara simultan, agar alat-alat berat dapat digunakan secara efektif dan efisien.
d.     Pengaturan dan pembuatan jalan akses bagi lalu lintas alat berat.
e.      Pengamanan lokasi.
f.      Pengawasan dan Pengendalian pelaksanaan pekerjaan , yang merupakan kontrol manajemen.

4.  Berapa % pengembangan dan % penyusutan  dari volume tanah yang memiliki berat isi tanah 1500 kg/m3 BM, 1000 kg/m3 LM dan 2000 kg/m3 CM.
     Swell (pengembangan) = SW= (B-L)/L x 100%
                                                     =(1500kg/m^3 - 1000kg/m^3)/1000kg/m^3 x 100%
                                                     = 50%
     Shrinkage (penyusutan) = SH= (C-B)/C X 100%
                                                    =(2000kg/m^3 - 1500kg/m^3)/2000kg/m^3 x100%
                                                    = 25%

5.     Pada suatu daerah yang akan dibangun jalan, dilakukan penggalian sedalam 2,5 m. luas                       daerah yang akan di gali 2 Ha. Berapa volume tanah solid dan tanah gembur jika faktor                       gembur adalah 1,25 !
                  a. Volume tanah asli = luas x kedalaman
                                 = 20000 x 2,5
                                 = 50000 m3

                  b. Volume tanah gembur = volume tanah asli x faktor gembur
                                 = 50000 x 1,25
                                 = 62500 m3

Sabtu, 07 Januari 2017

Infrastruktur Penyebrangan Antar Pulau

Indonesia merupakan Negara Megadiversity, yatu adalah negara yang kaya akan keragaman hayati, oleh karena itu tentunya diperlukan pengembangan pada sektor pariwisata di indonesia, terutama pada infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur pariwisata pada daerah daerah yang kaya akan wisata alam sungguh sangat diperlukan, seperti halnya pada Provinsi Bengkulu.

Pada Provinsi Bengkulu terdapat sebuah pulau yang dinamakan “Pulau Tikus”. Pulau tersebut sangatlah mempunyai daya tarik bagi para wisatawan, namun sayangnya infrastruktur pariwisata disana sangat tidak memadai. Maka dari itu dibutuhkan pembangunan infrastruktur pariwisata guna menunjang sektor pariwisata tersebut.

Pembangunan infrastruktur penyebrangan antar pulau sungguh sangat diperlukan di kawasan tersebut, yakini seperti PT.PELNI yang disediakan oleh pemerintah guna menunjang sektor pariwisata. Dibangun nya infrastruktur penyebrangan antar pulau yang menyediakan kapal untuk transportasi tersebut sangat diperlukan, agar para wisatawan dapat dengan mudah menjangkau pulau tersebut. Berikut adalah konsep pembangunan fasilitas tersebut adalah :

1.     Sebuah dermaga atau pelabuhan kecil yang menyediakan transportasi antar pulau.
2.     Transportasi kapal
Sebagai transportasi antar pulau, dibutuhkan kapal cepat seperti speed boat.
3.     Fasilitas watersport
Dibuatnya fasilitas watersport bertujuan untuk menunjang minat para wisatawan untuk menikmati keindahan wisata dipulau tersebut, seperti snorkling, sea walker dan lain-lain.
4.     Lahan parkir
Didutuhkan nya lahan parkir bertujuan untuk menyediakan fasilitas parkir yg aman serta bebas dari pungutan parkir liar.
5.     Pusat informasi & loket tiket
Berguna untuk memberi informasi kepada para wisatawan tentang fasilitas yang terdapat dipulau serta cara pembelian tiket.
6.     Toilet
7.     Restaurant
Berupa tempat makan serta sempat bersantai bagi para wisatawan sambil merefleksikan diri menunggu antrian serta beristirahat.

Alasan dibangun nya infrastruktur penyebrangan antar pulau ini dikarenakan :

1.     Provinsi Bengkulu mempunyai banyak sekali wisata alam yang dapat memikat para wisatawan.
2.     Sebagai penunjang pemasukan ekonomi bagi sektor pariwisata di Provinsi Bengkulu, tepatnya di Kota Bengkulu.
3.     Menjadikan wisata Pulau Tikus menjadi pilihan yang tepat bagi para wisatawan serta warga lokal yang ingin menikmati keindahan pulau sambil ber rekreasi.
4.     Untuk dapat memikat para wisatawan serta mempermudah mereka untuk menikmati wisata alam Pulau Tikus.

5.     Menjadikan Provinsi Bengkulu dipandang luas akan kota pariwisata bagi para wisatawan serta masyarakat indonesia.

Minggu, 27 November 2016

Dampak Pembangunan RS Tiara Sella Kota Bengkulu

Pada awalnya RS Tiara Sella merupakan sebuah Rumah Bersalin yang didirikan oleh DR H.M Zayadi Hoesein pada tanggal 31 juli 1989, berlokasi di jalan S Parman No. 52 Padang Jati Kota Bengkulu, dengan status menyewa sebuah rumah.
Pada tahun 2008, diajukanlah pengalihan dari klinik menjadi rumah sakit umum dengan nama Rumah Sakit Tiara Sella dengan kapasitas 54 tempat tidur. RS Tiara Sella berada di bawah naungan perusahaan berbadan hukum PT. Graha Bernoza.
Rumah sakit ini didirikan diatas lahan seluas 2610 m2, dengan bangunan berlantai empat seluas 2705 m2. Rumah sakit Tiara Sella mulai beroperasi sejak 1 januari 2010 dan diresmikan pada tanggal 24 februari 2010 oleh gubernur Bengkulu H. Agusrin M Najamudin dan Walikota Bengkulu H. Ahmad Kenedi. SH. MH.
Namun dimulai pada tahun 2012 lalu, terjadi konflik antara masyarakat dan pihak rumah sakit yang berkaitan pada berdirinya bangunan Tiara Sella tersebut. Sebagian masyarakat terutama masyarakat yang bertempat tinggal dikawasan rumah sakit merasa resah, hal itu diakibatkan pencemaran lingkungan yang disebabkan limbah dari Rumah Sakit tersebut. 
Oleh karena itu, saya selaku penulis bermaksud ingin mengkaji dampak pembangunan Rumah Sakit tersebut, diantaranya saya melakukan observasi serta wawancara kepada masyarakat yang bertempat tinggal di daerah kawasan Rumah Sakit tersebut.
Saudara Yasykur, seorang mahasiswa berumur 19 tahun berpendapat "Rumah Sakit Tiara Sella ini dibangun pada tempat yang salah, seharusnya RS harus dibangun jauh dari pemukiman warga, atau setidaknya mempunyai IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) agar limbah cair maupun padat tidak mencemari lingkungan sekitar, akibatnya warga tidak terpasok air bersih, air yang diterima adalah air yang telah tercemar limbah rumah sakit, sehingga sering kali menimbulkan penyakit"
Pak Fredi selaku warga yang tinggal di daerah tersebut juga berkomentar "RS Tiara Sella ini seringkali meresahkan warga, apalagi karena limbahnya, seharusnya pemerintah menindak lanjuti permasalahan ini, kalau tidak mau ada saluran pengolahan, seharusnya tutup saja rumah sakit ini"
Namun pihak rumah sakit berjanji akan meyakinkan masyarakat bahwa RS tersebut sekarang sudah dipasangi IPAL. Hal ini pun mendapat tanggapan dari salah satu warga yaitu Pak Sofyan "Jikalau ada, kami berharap pihak rumah sakit tersebut terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai adanya IPAL, dan meyakinkan masyarakat bahwa tidak akan terjadi apa-apa terhadap lingkungan dikarenakan telah dipasangnya IPAL tersebut"
Itulah hasil observasi serta wawancara yang telah saya lakukan, dari hasil tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa Pihak RS seharusnya memikirkan keadaan lingkungan terlebih dahulu, serta mengatasi kekurangan dalam bangunan tersebut sebelum mendirikan serta meresmikan bangunan tersebut, agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Senin, 10 Oktober 2016

Nama : Adi Putra Andanni
Kelas : 1 TA 03
NPM : 10316149

DAERAH YANG KURANG DIPERHATIKAN

Pada saat ini, pemerintah sangat kurang memperhatikan daerah-daerah yang masih berkembang di indonesia. Dalam kasus ini, pemerintah masih cenderung terus membangun infrastruktur serta perkembangan ke daerah yang telah mengalami kemajuan, seaindainya saja pemerintah senantiasa turut serta membagi rata kebijakan pembangunan ditiap daerah di indonesia.
Seperti halnya Pulau Jawa dan Sumatera, pemerintah hanya fokus pada perkembangan kota-kota besar saja, diantaranya seperti Jakarta, Bandung, Palembang serta Medan. Namun pemerintah kurang menyadari bahwa daerah-daerah lain nya yang belum berkembang tentunya sungguh memiliki kualitas yang bisa menjadi potensi bagi perkembangan serta pendapatan negara.
Kali ini kita akan membahas salah satu kota di Pulau Sumatra, yaitu Provinsi Bengkulu. Provinsi Bengkulu memiliki banyak kekayaan nasional yang patut di beri tanggapan pemerintah, seperti halnya bunga Raflesia Arnoldi, yang sayangnya kini malah di kembang biakan dan dipamerkan oleh negara lain, yang seharusnya menjadi ikon khas Pulau Sumatera. Serta kekayaan alam lain nya seperti Pulau Tikus yang maha indah dan juga Pantai Laguna di daerah Kaur, Provinsi Bengkulu.

Kekayaan tersebut seharusnya dikembangkan oleh pemerintah, yang pastinya dapat memikat para tourist dan masyarakat indonesia. Serta ditambah oleh pengembangan infrastruktur yang memadai pastinya akan menopang berkembangnya suatu daerah. Namun sayangnya pemerintah hanya cenderung mengembangkan daerah yang sudah maju, yang seharusnya tidak perlu terlalu diperhatikan lagi, hanya tinggal dilanjutkan perkembangan nya. Pemerintah seharusnya fokus membangun kota-kota yang masih berkembang di indonesia, agar dapat menjadi penopang serta daya tarik suatu negara.

Sabtu, 24 September 2016

ILMU SOSIAL DASAR

PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

1. Pengertian Penduduk


Pada hakekatnya, pengertian mengenai penduduk lebih ditekankan pada komposisi umur, jenis kelamin dan lain-lain, tetapi juga klasifikasi tenaga kerja dan watak ekonomi, tingkat pendid
ikan, agama, ciri sosial, dan angka statistik lainnya yang menyatakan distribusi frekuensi.

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
Pertama orang yang tinggal di daerah tersebut. Dan kedua orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
 Ilmu Demografi adalah ilmu yang mempelajari tentang masalah-masalah kependudukan. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonomi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.


ini beberapa hal hal yang sangat berkaitan dengan kependudukan

A. Kepadatan penduduk




Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlahpenduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi, yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus.Beberapa menyangkal pendapat ini. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk.



Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi, di antaranya: Monako, Singapura, Vatikan, dan Malta. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh.




Piramida penduduk




 Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan 
suatu piramida penduduk. Penduduk lak-laki ditunjukkan pada bagian kiri, sedang penduduk perempuan di bagian kanan.


Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua.


Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.



B. Pengendalian jumlah penduduk




 Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.




Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.


C. Penurunan jumlah penduduk



 Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya jumlah populasi pada sebuah daerah.Hal ini disebabkan oleh perpindahan daerah kesuburan atau oleh emigrasi besar-besaran.

Juga oleh penyakit, kelaparan maupun perang. Namun seringkali oleh gabungan faktor-faktor tersebut. Di masa lampau penurunan jumlah penduduk disebabkan terutama sekali oleh penyakit.
Pada tahun-tahun belakangan ini populasi penduduk Rusia dan tujuh belas bekas negara komunis lainnya mulai menurun (1995-2005). Kasus Black Death di Eropa atau datangnya penyakit-penyakit dari dunia lama ke Amerika merupakan faktor penyebab turunnya jumlah penduduk.



D. Transfer 
penduduk


 Transfer penduduk adalah istilah untuk kebijakan negara yang mewajibkan perpindahan sekelompok penduduk pindah dari kawasan tertentu, terutama dengan alasan etnisitas atau agama.

Hal ini terjadi di India dan Pakistan, antara Turki dan Yunani, dan di Eropa Timur selama Perang Dunia Kedua. Kebijakan transmigrasi oleh pemerintah Indonesia selama orde baru bisa dikategorikan transfer penduduk. Perpindahan penduduk lainnya dapat pula karena imigrasi, seperti imigrasi dari Eropa ke koloni-koloni Eropa di Amerika, Afrika, Australia, dan tempat-tempat lainnya.



E. Ledakan penduduk



 Buku berjudul The Population Bomb (Ledakan Penduduk) pada tahun 1968 oleh Paul R. Ehrlich meramalkan adanya bencana kemanusiaan akibat terlalu banyaknya penduduk danledakan penduduk. Karya tersebut menggunakan argumen yang sama seperti yang dikemukakanThomas Malthus dalam An Essay on the Principle of Population (1798), bahwa laju pertumbuhan penduduk mengikuti pertumbuhan eksponensial dan akan melampaui suplai makanan yang akan mengakibatkan kelaparan.

F. Penduduk dunia
 Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia mencapai 6,5 milyar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07.16 WIB dengan proyeksi populasi, angka ini terus meningkat. Dari sekitar 6,5 milyar penduduk dunia, 4 milyar diantaranya tinggal di Asia. Tujuh dari sepuluh negara berpenduduk terbanyak di dunia berada di Asia (meski Rusia juga terletak di Eropa).


Sejalan derus bertambah dengan kecepatan yang belum ada dalam sejarah. Diperkirakan seperlima dari seluruh manusia yang pernah hidup pada enam ribu tahun terakhir, hidup pada saat ini.



Pada tanggal 19 Oktober 2012 pukul 03.36 WIB, jumlah penduduk dunia akan mencapai 7 milyar jiwa. Badan Kependudukan PBB menetapkan tanggal 12 Oktober 1999 sebagai tanggal dimana penduduk dunia mencapai 6 milyar jiwa, sekitar 12 tahun setelah penduduk dunia mencapai 5 milyar jiwa.

Berikut adalah peringkat negara-negara di dunia berdasarkan jumlah penduduk (2005):

  1. Republik Rakyat Cina (1.306.313.812 jiwa)
  2. India (1.103.600.000 jiwa)
  3. Amerika Serikat (298.186.698 jiwa)
  4. Indonesia (241.973.879 jiwa)
  5. Brasil (186.112.794 jiwa)
  6. Pakistan (162.419.946 jiwa)
  7. Bangladesh (144.319.628 jiwa)
  8. Rusia (143.420.309 jiwa)
  9. Nigeria (128.771.988 jiwa)
  10. Jepang (127.417.244 jiwa)


2. Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat,Melville J.

Herskovits dan Bronislaw Malinowskimengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalahCultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagaisuperorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenaikebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.


3. Pengertian masyarakat

Masyarakat (sebagai terjemahan istilahsociety) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
Drs. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakan (society) adalah wadah segenap antar hubungan social yang terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap kelompok terdiri atas kelompok-kelompok lebih baik atau subkelompok.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian.

Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban.



Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.

Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakatband, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.
Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial.
Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.
 Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat , dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (modern).
  • Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitif), pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin.
  • Masyarakat maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok social atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.
Apa Keterkaitan antara Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan?
 Penduduk, masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubungan yang erat antara satu sama lainnya. Dimana penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
Sedangkan masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan – peraturan yang berlaku di dalam wilayah tersebut. Masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan; baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.
 Oleh karena itu penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari pada manusia (masyarakat) tersebut.


Apa Saja Permasalahan yang didapat?



Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.


Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam.


 Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :


1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.

2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

4. Kebudayaan dan Kepribadian
Berbagai penelitian Antropologi Budaya menunjukkan bahwa terdapat korelasi di antara corak-corak kebudayaan dengan corak-corak kepribadian anggota-anggota masyarakat secara garis besar. Opini umum juga menyatakan bahwa kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang bersangkutan. Kalau begitu, pada sisi mana kebudayaan dapat memberikan pengaruh terhadap suatu kepribadian?
Jawabnya, jika kita dari sisi sikap pemilik kebudayaan itu sendiri. Saat pemilik kebudayaan itu menganggap bahwa segala sesuatu yang terangkum dan terlebur dalam segala materi kebudayaan itu sebagai sesuatu yang logis, normal serasi, dan selaras dengan kodrat alam tabiat asasi manusia dan sebgainya.

Individu, Keluarga dan Masyarakat

5. Individu
Individu berasal dari kata latin individuum artinya yang tak terbagi . Jadi, individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipaki untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Menurut pendapat Dr. A. Lysen, Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi,melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
Dalam ilmu social, paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu juga menekankan penyelidikan kepada kenyataan – kenyataan hidup yang istimewa yang tak seberapa mempengaruhi kehidupan manusia.
6. Keluarga
Keluarga adalah unit / satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini, dalam hubungannya dengan perkembangan individu, sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut :
1.Pembentukan kepribadian; dalam lingkungan keluarga, para orang tua meletakkan dasar-dasar kepribadian kepada anak-anaknya, dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan keturunannya.
2.Keluarga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian yang berakar etika, estetika, moral keagamaan, dan kebudayaan yang berkrelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu.
3.Keluarga merupakan eksponen dari kebudayaan masyarakat, karena menempati posisi kunci. Keluarga adalah sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan.
4.Keluarga berfungsi sebagai lembaga perkumpulan perekonomian.
5.Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan.
Lalu, apa keterkaitan antara individu, keluarga dan masyarakat?
Individu sebagai makhluk social berarti individu yang sedang mengadakan hubungan dengan alam sekitarnya, khususnya masyarakat. Di sini kita dapat menghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individu-individu lainnya. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar, dan apabila kelompok-kelompok itu berjalan kontras, maka itulah yang disebut masyarakat.


Sumber:
katuuk, Neltje. F, Harwayantiyoko.1996. MKDU Ilmu Sosial Dasar. Jakarta:Penerbit   Gunadarma